Resiko Gangguan Perilaku Anak Mendengkur


Jangan anggap sepele anak yang suka mendengkur saat mereka terlelap. Resiko Gangguan Perilaku Anak Mendengkur. Seperti dilaporkan Reuters, menurut penelitian Amerika Serikat, anak usia prasekolah yang sering mendengkur punya risiko lebih tinggi mengalami perilaku bermasalah dari pada anak lain seusianya.

Baca

Alat Kesehatan Anesthesia Machine


Resiko Gangguan Perilaku Anak Mendengkur

Anak Mendengkur Berisiko Gangguan Perilaku


Para peneliti menemukan fakta bahwa anak usia dua dan tiga tahun yang mendengkur kencang setidaknya dua kali seminggu cenderung punya lebih banyak masalah dengan kurang daya fokus (Gangguan Pemusatan Perhatian) dan hiperaktif (attention-deficit hyperactivity disorder/ADHD).

Lebih dari sepertiga anak yang kerap mendengkur setidaknya berisiko mengalami gangguan tersebut.

“Risiko itu lebih tinggi 10 hingga 12 persen daripada anak seusia mereka yang tidak mendengkur,” kata ketua peneliti, Dean Beebe, dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Center.

Penemuan tersebut tidak membuktikan bahwa masalah pernapasan langsung mempengaruhi gangguan perilaku dan mengatasi sebab mendengkur bisa meningkatkan perilaku anak menjadi lebih baik.

“Dengkuran kronis yang kencang harus diwaspadai orang tua, dan patut diperiksakan ke dokter anak,” kata Beebe, Selasa (14/8).

Penelitian itu juga menambahkan hal lain yang berhubungan dengan gangguan bernapas saat tidur pada anak. Saat anak mendengkur, napas seakan terhenti beberapa detik saat mereka tidur yang disebut apnea.

Sebanyak 249 anak di pantai sejak lahir hingga umur tiga tahun. Sembilan persen dinilai sebagai pendengkur berat menurut catatan orangtuanya. Itu artinya, mereka mendengkur kencang setidaknya dua kali seminggu pada usia dua dan tiga tahun.

23 persen lainnya adalah pendengkur ringan, mereka mendengkur setidaknya dua kali seminggu pada usia dua atau tiga tahun tapi bukan keduanya. Sisanya 68 persen dinyatakan tidak mendengkur.

Secara keseluruhan, 35 persen dari pendengkur berat memenuhi ciri-ciri untuk bisa dikategorikan berisiko mengalami gangguan perilaku, walaupun belum tentu mereka akan menderita hal tersebut.

“Ini bukan hal diagnostik, tapi mereka menunjukkan lebih banyak masalah dari yang lain,” kata Beebe.

Simak Juga 10 Masalah Pencernaan

Gangguan Bernapas Dalam Tidur Mempengaruhi Perilaku anak

Anak mendengkur ngorok


Ada beberapa alasan untuk percaya bahwa gangguan bernapas dalam tidur akan mempengaruhi perilaku anak-anak. Salah satunya adalah kurangnya tidur yang berkualitas akan membuat mereka lelah dan mudah frustrasi.

Berdasarkan penelitian pada binatang, ada kemungkinan apnea menyebabkan kadar oksigen menurun berulang kali sehingga bisa menimbulkan efek samping pada sirkulasi otak.

Untuk saat ini, Beebe merekomendasikan para orangtua untuk memeriksakan anaknya pada dokter anak jika dengkuran anak sudah mulai tidak normal.

Semoga Artikel Resiko Gangguan Perilaku Anak Mendengkur bisa menambah pengetahuan kesehatan anda

Resiko Gangguan Perilaku Anak Mendengkur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Anisa Lutfiyah
Posted by www.kesehatann.com
Kesehatan Updated at: 23.30

0 comments:

Posting Komentar